Tentu anda sering mendengar khotbah supaya hidup kudus, sebab tanpa kekudusan, orang tidak akan pernah melihat Tuhan. Itu sungguh benar. Tetapi jangan anda menjadi salah dalam kesesatan rohani akan hal itu dengan berpikir bahwa itu adalah
Kamis, 04 Februari 2016
TENTANG KETEKUNAN
Kita bertekun bukan SUPAYA berhasil masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan karena kita SUDAH berada dalam Kerajaan Sorga oleh iman di dalam Yesus Kristus. Itu dua hal yang sangat jauh berbeda.
Ketekunan kita bukanlah dalam rangka berjuang untuk masuk, melainkan untuk setia di dalamnya dan tidak terjatuh dari sana. Sesungguhnya, ketika kamu percaya pada Yesus Kristus, kegenapan kasih karunia Allah, kamu SUDAH BERADA dalam Kerajaan Sorga.
Bao Panigoran
Ketekunan kita bukanlah dalam rangka berjuang untuk masuk, melainkan untuk setia di dalamnya dan tidak terjatuh dari sana. Sesungguhnya, ketika kamu percaya pada Yesus Kristus, kegenapan kasih karunia Allah, kamu SUDAH BERADA dalam Kerajaan Sorga.
Bao Panigoran
Sabtu, 19 September 2015
MENGIKIS ROH AGAMAWI DARI GEREJA TUHAN
(Dapatkan buku saya ini selengkapnya, gratis, dalam bentuk pdf dan anda akan diberkati dengan pewahyuan-pewahyuan untuk pemulihan gereja Kristus, dalam persiapan kita menyongsong Tuhan Yesus yang akan segera datang. Buku ini akan menyingkapkan hal-hal keliru yang umum terjadi di dalam gereja-gereja kita selama ini, meluruskannya kembali ke dalam Injil, dan pada akhirnya menguatkan iman kita akan keselamatan di dalam Yesus Kristus. Sangat diharapkan agar saudara pembaca bersedia membagikan buku ini, baik secara online maupun dalam bentuk copy fisik (print) sebanyak-banyaknya, lebih lagi kepada para pendeta, penginjil-penginjil dan pengajar firman Tuhan, yang saudara kenal, untuk mendorong kebangunan rohani di akhir zaman ini di Indonesia maupun seluruh dunia. Tuhan Yesus segera datang. Ia mengasihi kita. Amin.)
Klik:
PENDAHULUAN
Kita sudah tahu
bahwa kita beroleh selamat karena kasih karunia oleh iman, bukan karena hasil upaya dan kerja keras kita. Allah telah
mengaruniakan kepada kita Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, sebagai korban
penebusan dosa kita, supaya barangsiapa yang percaya kepada Yesus tidak binasa
melainkan beroleh hidup yang kekal.
Selanjutnya, haruslah kita tinggal setia dan bertekun dalam kasih karunia
itu, dengan suatu cara kehidupan yang baru, yakni sebagai anak-anak Allah, di bawah
penggembalaan Yesus sendiri. Kehidupan di
dalam kasih karunia adalah
Rabu, 26 Agustus 2015
PANDUAN PENGINJILAN
(Sebuah Tutorial Teknis / Praktek untuk Para Penginjil Keliling)
Dasar
Menginjil adalah tugas setiap
orang percaya, sebagaimana diamanatkan Tuhan Yesus sebelum Ia terangkat ke
Sorga, tertulis di Matius 28:18-20. Jadi menginjil bukan hanya tugas
orang-orang tertentu di gereja, melainkan semua orang percaya.
Ironisnya, zaman ini kebanyakan
orang di gereja hanya berdoa meminta Tuhan untuk melawat, menjangkau atau
menyelamatkan bangsa atau kota mereka, setelah itu berdiam diri. Ini doa yang
melenceng. Sebab Yesus justru memerintahkan kita: “PERGILAH, JADIKAN SEMUA
BANGSA MURID-KU”. Kitalah yang seharusnya pergi, sedangkan dengan doa tadi, kita
seolah-olah berkata: “Tuhan, Engkau sajalah yang pergi, sedangkan kami biarlah
hanya berdoa di dalam gedung-gedung gereja kami untuk itu.” Doa semacam itu
justru membuat jemaat merasa telah mengerjakan tugasnya, sebab setelah mereka
berdoa syafaat berjam-jam semacam itu di gereja, mereka pulang ke rumahnya dan
tidur dengan tenteram. Sesungguhnya, doa yang selaras dengan perintah Amanat
Agung adalah “berilah kami keberanian”, “ajarilah kami memberitakan Injil”, dan
lain-lain yang nadanya adalah kita bersedia memberitakan Injil.
Kamis, 13 November 2014
KASIHILAH YESUS
Saudaraku kekasih dalam Tuhan Yesus..
Kali ini, saya khusus berbicara tentang pengajar-pengajar yang kebablasan dan terjebak ke dalam legalisme.
Ada sebuah artikel yang bagus, baru saja selesai saya baca, yang berbicara tentang menjadi pelaku firman.
Ini adalah salah satu tema terpenting dalam setiap renungan kita, termasuk saya sendiri. Bolehlah tulisan saya ini disebut respon terhadap artikel itu. Dia seorang hamba Tuhan, dan saya percaya dia telah bekerja banyak untuk Kerajaan Bapa kita. Jadi saya harus memberitahu anda lebih dulu, bahwa saya menulis ini di bawah rasa hormat atas dia sebagai hamba Allah. Intisari artikelnya benar, yakni mengajak pembaca untuk taat senantiasa pada firman Yesus. Tetapi ada satu kalimat yang harus dikoreksi, yang dapat menjadi pintu bagi masuknya roh penyangkalan kasih karunia di dalam artikel itu. Ia berkata begini:
“Dapatkah Anda mengatakan bahwa karena Anda telah membuat keputusan untuk mengikut Kristus di dalam sebuah KKR, maka itu berarti bahwa Anda sudah lahir baru? Apakah itu pernyataan yang alkitabiah?”
Saya terkejut membaca bagian ini.
Sabtu, 01 November 2014
UPAH DOSA IALAH MAUT, TETAPI......
"Upah dosa ialah maut", ini adalah HUKUM KEKAL dari Allah, sebagai konsekuensi dari KEMAHAKUDUSAN-Nya. Allah Yang Maha Kudus tidak berkenan kepada dosa. Jadi, SATU DOSA SAJA anda punya, anda akan
Rabu, 22 Oktober 2014
MELURUSKAN PEMAHAMAN YANG SALAH TENTANG BAPTISAN
Tentang Harus Lahir Baru:
Injil Tidak Konsisten atau...?
Satu atau dua generasi sebelum kita mungkin tidak terlalu akrab dengan
istilah “lahir baru”. Hal berbeda terjadi di generasi kita, dimana istilah ini
begitu populer, khususnya di aliran-aliran baru. Kita membedakan umat kristen
ke dalam dua kategori, yaitu kristen lahir baru dan kristen tidak lahir baru,
dan percaya –sebagaimana Alkitab ajarkan-
bahwa kristen yang tidak lahir baru tidak akan selamat.
Tetapi saya harus mengingatkan saudara, bahwa secara huruf per huruf, sebenarnya
tidak ada istilah lahir baru dalam Alkitab.
Langganan:
Postingan (Atom)




