Jumat, 11 Maret 2016

11. KASIH KARUNIA ITU RAHASIA KEKUATAN KITA (Menghasilkan Buah Roh)





(Note: Artikel ini adalah bagian dari buku 'MEMAHAMI KASIH KARUNIA ALLAH" versi pdf. Dapatkan buku itu selengkapnya secara gratis di https://drive.google.com/file/d/0B6JezydT9drrSzN1UEQtSHJ4eVU/view?usp=sharing)



Satu hal yang menyedihkan, di kebanyakan gereja Kristen di Indonesia bahkan di dunia, pola rohani yang dikembangkan ialah “bekerja keras menyenangkan hati Tuhan”. Fokus ajaran para pendeta setiap minggunya ialah apa yang harus kita lakukan untuk Tuhan, supaya kita berkenan di mata Tuhan, supaya kita layak di hadapan-Nya.

Bergerak dari pola rohani ini, maka terus menerus yang ditekankan kepada jemaat ialah ketaatan, ketekunan beribadah, kerelaan membayar harga, kewajiban mengembalikan persepuluhan, kewajiban melayani, ketaatan pada pemimpin, bersedia masuk melalui jalan sempit, harus begini dan begitu, dengan satu kesimpulan: barulah kita akan dimahkotai dengan keselamatan sorga. Ringkasnya, segala perintah dan kehendak Allah, itulah yang terus menerus disampaikan dan dituntutkan kepada jemaat. Saya tidak berkata itu semua bukan kehendak Tuhan. Itu semua kehendak Tuhan! Tapi saya sedang membongkar kesalahan pola rohani yang melatarbelakangi para pengkhotbah tentang hal-hal itu. 

Jumat, 19 Februari 2016

MENGHASILKAN BUAH ROH BERSAMA YESUS



Silakan share sebanyak-banyaknya, untuk memberkati saudara-saudara kita dimana pun berada.
Tuhan Yesus memberkati.

Selasa, 09 Februari 2016

BERITA KEDATANGAN TUHAN: MELIHATLAH DARI SISI YANG DIKEHENDAKI INJIL


Saudara-saudariku di dalam Yesus Tuhan,

Hari-hari ini, kita semakin terbiasa membaca artikel-artikel di internet tentang kedatangan Tuhan Yesus yang semakin dekat, berisi nubuat-nubuat, penglihatan-pengihatan, pesan demi pesan.
Dari semua pernyataan itu, ditambah lagi fakta-fakta geopolitik dunia yang memang selaras, kita menjadi percaya, bahwa memang waktunya semakin dekat. YESUS AKAN SEGERA DATANG.
Beberapa hal yang paling sering disampaikan artikel-artikel rohani itu antara lain:

Kamis, 04 Februari 2016

TENTANG KEKUDUSAN

Tentu anda sering mendengar khotbah supaya hidup kudus, sebab tanpa kekudusan, orang tidak akan pernah melihat Tuhan. Itu sungguh benar. Tetapi jangan anda menjadi salah dalam kesesatan rohani akan hal itu dengan berpikir bahwa itu adalah

TENTANG KETEKUNAN

Kita bertekun bukan SUPAYA berhasil masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan karena kita SUDAH berada dalam Kerajaan Sorga oleh iman di dalam Yesus Kristus. Itu dua hal yang sangat jauh berbeda.

Ketekunan kita bukanlah dalam rangka berjuang untuk masuk, melainkan untuk setia di dalamnya dan tidak terjatuh dari sana. Sesungguhnya, ketika kamu percaya pada Yesus Kristus, kegenapan kasih karunia Allah, kamu SUDAH BERADA dalam Kerajaan Sorga.

Bao Panigoran

Sabtu, 19 September 2015

MENGIKIS ROH AGAMAWI DARI GEREJA TUHAN






(Dapatkan buku saya ini selengkapnya, gratis, dalam bentuk pdf dan anda akan diberkati dengan pewahyuan-pewahyuan untuk pemulihan gereja Kristus, dalam persiapan kita menyongsong Tuhan Yesus yang akan segera datang. Buku ini akan menyingkapkan hal-hal keliru yang umum terjadi di dalam gereja-gereja kita selama ini, meluruskannya kembali ke dalam Injil, dan pada akhirnya menguatkan iman kita akan keselamatan di dalam Yesus Kristus. Sangat diharapkan agar saudara pembaca bersedia membagikan buku ini, baik secara online maupun dalam bentuk copy fisik (print) sebanyak-banyaknya, lebih lagi kepada para pendeta, penginjil-penginjil dan pengajar firman Tuhan, yang saudara kenal, untuk mendorong kebangunan rohani di akhir zaman ini di Indonesia maupun seluruh dunia. Tuhan Yesus segera datang. Ia mengasihi kita. Amin.)
Klik:





PENDAHULUAN

Kita sudah tahu bahwa kita beroleh selamat karena kasih karunia oleh iman, bukan karena hasil upaya dan kerja keras kita. Allah telah mengaruniakan kepada kita Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, sebagai korban penebusan dosa kita, supaya barangsiapa yang percaya kepada Yesus tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. 

Selanjutnya, haruslah kita tinggal setia dan bertekun dalam kasih karunia itu, dengan suatu cara kehidupan yang baru, yakni sebagai anak-anak Allah, di bawah penggembalaan Yesus sendiri. Kehidupan di dalam kasih karunia adalah