Selasa, 03 April 2018

BERDIRILAH DI DALAM IMAN




Di bawah Taurat, Allah meminta kehidupan yang benar dari kudus dari manusia yang cemar dan lemah.
Jadi di bawah Taurat, manusia menyadari dirinya orang lemah dan berdosa yang harus memenuhi seluruh kehendak Allah. Itu sebabnya mereka perlu berjuang sangat keras. Adapun hasilnya tetap........ selalu jatuh dan jatuh lagi, sehingga mereka akan terus menerus tertunduk di hadapan Allah untuk minta-minta ampun.
Dahulu itu benar karena memang demikianlah kenyataannya di alam roh, bahwa semua manusia adalah orang terhilang. Mereka semua adalah manusia LAMA. Kirbat LAMA, tanpa pandang bulu. Termasuk Daud? Ya, termasuk Daud, Musa, Elia!
Tetapi oleh karena pengorbanan Yesus di kayu salib, kita yang percaya kepada-Nya beroleh kasih karunia yang begitu besar...saking besarnya, banyak di antara kita tidak dapat mempercayainya --dan itu menyedihkan..... apa itu? Kita dipulihkan menjadi anak Allah.
Daud bukan anak Allah. Juga Musa, juga Elia. Mereka memang orang yang sangat luar biasa. Kisah hidup mereka ditulis untuk dapat menjadi teladan bagi kita. Kecintaan dan kemelakatan hati Daud pada Allah ---itu patut kita teladani.... kelemah lembutan dan kerelaan Musa untuk mengorbankan dirinya dalam memimpin bangsa sebebal orang Israel ---itu patut kita renungkan..... iman Elia, itu pantas kita renungkan... dan tokoh-tokoh dari Perjanjian Lama.
Tetapi satu hal, mereka bukan anak Allah. Mereka tetap anak Adam Cemar, manusia-manusia yang kehilangan kemuliaan Allah. Allah bukanlah BAPA mereka. Itu sebabnya Allah tidak pernah menyebut mereka: anak-Ku Daud, anak-Ku Musa, anak-Ku Elia.....melainkan: hamba-Ku Daud, hamba-Ku Musa, hamba-Ku Elia.
Hubungan mereka dengan Allah belum dipulihkan, dan tidak mungkin dapat dipulihkan meskipun oleh segala ketekunan dan kespektakuleran perbuatan-perbuatan mereka.
Itu supaya anda semua tahu seberapa besar YESUS sehingga Ia mampu memulihkan orang-orang terhilang, termasuk para pendosa besar dan para pelacur --yang disebut sampah masyarakat itu--- menjadi anak Allah, dalam pengertian sebenar-benarnya.
Saya mau anda tahu, Yesus adalah Allah Yang Maha Tinggi sendiri, dalam rupa manusia. Ia adalah Pencipta langit dan bumi dan alam semesta raya ini. Ia amat amat sangat besar. Tidak ada yang lebih besar dari Dia. Tetapi Dia Yang Maha Tinggi itu, Yang Awal dan Yang Akhir, merelakan diri-Nya disembelih untuk menebus anda dan menjadikan anda anak Allah. Kurangkah DARAH YANG MAHA TINGGI menurutmu untuk menjadikan dirimu sebagai anak Allah?
Jika anda tetap menolak untuk mempercayai anugerah-Nya yang besar itu, dan berpikir bahwa anda harus mengusahakannya dengan kerja keras anda (biar terdengar lebih rohani: dengan pertolongan Tuhan Yesus)---- sesungguhnya anda TIDAK MENGENAL YESUS. Dan karena anda tidak mengenal-Nya, anda sesungguhnya tidak percaya kepada-Nya.
Jadi terimalah kenyataan itu, saudara2ku. Terimalah kenyataan bahwa anda ini, ketika anda percaya, sungguh2 telah menjadi manusia BARU.
Karena itu, pola atau struktur kerohanian anda tidak boleh lagi seperti manusia yang berada di bawah Taurat, seperti yang saya jelaskan di alinea-alinea pertama. Pola rohani anda haruslah dibangun di atas IMAN, iman di dalam Kristus...iman percaya kepada apa yang telah YESUS perbuat atas kamu. Bahwa anda andalah anak Allah karena Yesus, anda adalah orang benar dan orang kudus karena Yesus, anda adalah pendatang-pendatang di planet ini dari Sorga Bapa.
Ketika anda berdiri di atas IMAN ini, percayalah, anda akan merasakan perubahan besar dalam hidup anda, baik cara anda hidup, cara anda bersikap, cara anda berpikir, cara anda merasa, cara anda memandang dunia ini...DALAM SEGALA HAL YANG DISEBUT PERBUATAN.
Galatia 2:16
Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorang pun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.
Galatia 3:23
Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
Galatia 3:25
Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.
Galatia 3:26
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
Setelah menonton video ini, anda akan sangat terang benderang mengenal Tuhan Yesus. Anda akan merasakan kemerdekaan yang nyata di dalam Dia dan selubung rohani yang selama ini menutupi pandangan anda akan lenyap.




ANDA BUTUH PERASAAN SEBAGAI ANAK


Anda tidak dapat menikmati doa ketika anda tidak merasakan satu hubungan yang kuat dengan TUHAN.
Tetapi ketika anda sudah sadar bahwa TUHAN adalah Bapa Kandungmu karena iman di dalam Kristus, maka anda pasti ingin berdoa setiap saat kepada BAPA.
==================
Btw, saya menyebut-Nya "Bapa Kandung" kita, dan beberapa dari anda mungkin agak risih dengan istilah itu. Rasa risih itu merupakan bukti bagi saya bahwa sebenarnya anda belum menjadikan Dia yang utama dalam segala hidupmu (maafkan saya).
Mari saya jelaskan.
Bapa kandung daging kita memang ayah kita yang di rumah.
Tetapi sejak anda menerima kasih karunia Yesus dalam iman, anda sekarang bukan lagi manusia DAGING, melainkan manusia rohani.
Roh anda --yaitu anda sendiri-- telah dilahirkan kembali, bukan oleh orang tua anda yang di rumah, melainkan oleh Roh TUHAN. Jadi anda benar-benar sudah lahir dari TUHAN sendiri.
Sejak itu, anda bukan lagi manusia daging yang memiliki roh ---anak Adam Berdosa-- melainkan telah menjadi manusia roh yang tinggal dalam daging untuk sementara waktu --anak Allah Yang Kudus--
Jadi sekarang, karena Kristus, daging hanyalah sarang kita. Kita adalah pendatang-pendatang dari Sorga di bumi ini, dalam daging manusia bumi. Sama seperti Kristus --ketika dulu Dia masih melayani di bumi ini. Itu sebabnya TUHAN adalah Bapa Kandung kita, karen Dia telah melahirkan ulang kita --dalam definisi roh, bukan definisi daging-- sebagai manusia BARU.
Sebagian besar dari antara kita hari ini masih berada dalam tahap proses peralihan kesadaran....dari kesadaran sebagai manusia biasa yang membutuhkan TUHAN (identitas LAMA kita, sebagai orang terhilang)....kepada kesadaran sebagai anak Allah yang tinggal dalam daging manusia biasa selama di bumi.
Dalam proses peralihan kesadaran ini, anda membutuhkan pengajar-pengajar yang benar-benar berasal dari BAPA (yang sudah menyadari identitasnya sebagai anak Allah karena Kristus)---- dan akan sangat buruk hasilnya jika anda jatuh pada pengajaran "orang-orang yang masih memandang dirinya sebagai manusia biasa yang membutuhkan TUHAN dan karenanya harus bergiat mencari wajah TUHAN". Pengajar model terakhir ini sangat banyak, ada dimana-mana, mulai dari yang liberal, moderat, sampai yang sangat-sangat keras seperti Farisi. Hasil buruknya bisa seperti ini:
1. Anda hidup dalam rupa-rupa kecemaran daging / dosa dan tetap bisa menjadi pelayan penting di gereja; atau
2. Anda hidup dalam --perhatikan, saya pakai kata "dalam"-- pengejaran akan dunia (kesuksesan, kekayaan materi, popularitas, kekuasaan sosial) dan merasa bahwa Tuhan yang mengajarkan anda untuk mencapai semua itu dan pasti menolong anda.
3. Anda sadar bahwa dunia ini bukan tujuan anda, melainkan kehidupan yang akan datang dan karenanya anda diajar untuk berjuang keras mengejarnya melalui kehidupan suci --sebagai orang yang belum memilikinya--- .....ini adalah kesalehan agamawi SEMUA agama...termasuk ajaran kaum Farisi, ajaran Buddha Mahayana, ajaran HIndu Brahmana, dan,,,,semua agama.
Kesemua hasil itu buruk, karena anda TETAP dalam kesadaran sebagai manusia LAMA, yang tidak dapat mengerti Injil yang murni.
Semakin kesadaran kita kokoh bahwa kita adalah "anak Allah yang tinggal sementara waktu di bumi ini sebagai manusia biasa untuk misi BAPA (misi TERANG dan GARAM)"....semakin keinginan2 daging kita bisa kita kuasai. Ketika kesadaran itu agak melemah, daging kita akan terasa mulai "menguat"...dan semakin kesadaran itu hilang, kita dengan mudah bisa jatuh kembali sebagai "pelayan-pelayan daging sendiri".
Jadi kunci rahasia untuk bisa dengan mudah menang mengalahkan dosa ialah dengan MAKIN MEMPERCAYAI >>>yang pada gilirannya akan mempengaruhi kesadaran kita- bahwa kita adalah manusia BARU. Disiplin rohani, dalam hal ini kebiasaan berpuasa, berfungsi sebagai penambah "daya gedor" ke gawang lawan.😉
Mari berdoa agar kebutuhan saudara-saudara kita, anak2 Tuhan, yang sedang dalam proses peralihan kesadaran itu akan pengajar-pengajar / pembimbing-pembimbing rohani, semakin bertambah jumlahnya menjelang kedatangan TUHAN kita. Anda bisa bertindak sebagai salah satu. Bimbinglah beberapa orang yang ada di sekitar anda, agar mereka semakin menyadari bahwa mereka adalah manusia BARU di dalam Yesus.
========================
Ya, ketika anda sudah sadar bahwa YANG MAHA TINGGI adalah Bapamu sendiri, maka sudah pasti anda akan sangat gemar berdoa dan berbincang-bincang dengan Dia.
Perasaan terhubung dengan BAPA, sebagai anak di hadapan Ayah sendiri, perasaan sebagai anak-Nya, seperti perasaan yang terdapat di dalam Kristus......itulah yang harus makin hari makin menguat di hati anda.
Filipi 2:5
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus
-------
"Bapa kami, dalam nama YESUS, kiranya kehendak-Mu jadi di bumi ini, seperti di sorga. Dan kasih-Mu dapat diberitakan sampai ke ujung-ujung bumi. Amin."

Jumat, 11 Maret 2016

11. KASIH KARUNIA ITU RAHASIA KEKUATAN KITA (Menghasilkan Buah Roh)





(Note: Artikel ini adalah bagian dari buku 'MEMAHAMI KASIH KARUNIA ALLAH" versi pdf. Dapatkan buku itu selengkapnya secara gratis di https://drive.google.com/file/d/0B6JezydT9drrSzN1UEQtSHJ4eVU/view?usp=sharing)



Satu hal yang menyedihkan, di kebanyakan gereja Kristen di Indonesia bahkan di dunia, pola rohani yang dikembangkan ialah “bekerja keras menyenangkan hati Tuhan”. Fokus ajaran para pendeta setiap minggunya ialah apa yang harus kita lakukan untuk Tuhan, supaya kita berkenan di mata Tuhan, supaya kita layak di hadapan-Nya.

Bergerak dari pola rohani ini, maka terus menerus yang ditekankan kepada jemaat ialah ketaatan, ketekunan beribadah, kerelaan membayar harga, kewajiban mengembalikan persepuluhan, kewajiban melayani, ketaatan pada pemimpin, bersedia masuk melalui jalan sempit, harus begini dan begitu, dengan satu kesimpulan: barulah kita akan dimahkotai dengan keselamatan sorga. Ringkasnya, segala perintah dan kehendak Allah, itulah yang terus menerus disampaikan dan dituntutkan kepada jemaat. Saya tidak berkata itu semua bukan kehendak Tuhan. Itu semua kehendak Tuhan! Tapi saya sedang membongkar kesalahan pola rohani yang melatarbelakangi para pengkhotbah tentang hal-hal itu. 

Jumat, 19 Februari 2016

MENGHASILKAN BUAH ROH BERSAMA YESUS



Silakan share sebanyak-banyaknya, untuk memberkati saudara-saudara kita dimana pun berada.
Tuhan Yesus memberkati.

Selasa, 09 Februari 2016

BERITA KEDATANGAN TUHAN: MELIHATLAH DARI SISI YANG DIKEHENDAKI INJIL


Saudara-saudariku di dalam Yesus Tuhan,

Hari-hari ini, kita semakin terbiasa membaca artikel-artikel di internet tentang kedatangan Tuhan Yesus yang semakin dekat, berisi nubuat-nubuat, penglihatan-pengihatan, pesan demi pesan.
Dari semua pernyataan itu, ditambah lagi fakta-fakta geopolitik dunia yang memang selaras, kita menjadi percaya, bahwa memang waktunya semakin dekat. YESUS AKAN SEGERA DATANG.
Beberapa hal yang paling sering disampaikan artikel-artikel rohani itu antara lain: